Anak Kos

Kata “Anak Kos” entah kenapa selalu diidentikkan dengan indomie akhir bulan, Admin sendiri juga bingung apa relasi dari kedua hal tersebut. Namun, anggapan tersebut bisa diartikan bahwa “kebanyakan” Anak Kos bisa dibilang hidupnya susah mungkin ya? Oleh karena itu berdasarkan penelitian Admin, Excampur akan memberikan beberapa tips yang kami anggap berguna dalam kehidupan ngekos.

 

1. Sisihkan Uang Untuk Tabungan Dan Dana Tidak Terduga

Menyisihkan uang untuk tabungan dan dana tidak terduga di awal bulan merupakan hal yang sering dilupakan oleh para Anak Kos. Mengapa? Kebanyakan orang sering kalap kalau sudah dikasih uang bulanan lalu dihabiskan begitu saja yang sebenarnya sangat beresiko jika kamu tiba-tiba jatuh sakit atau terkena musibah. Uang tabungan dan dana tidak terduga akan membantu kamu disaat kejadian-kejadian tersebut menimpa kamu.

2. Selalu Sedia Beras, Mie, Dan Telur

3 barang sakral yang harus dimiliki setiap Anak Kos adalah Beras, Mie, dan Telur. Alasannya tentu saja karena 3 barang tersebut sangat terjangkau bagi kantong Anak Kos dan tentunya kandungan karbohidrat dan proteinnya akan menjaga perut Kamu tidak nangis minta diisi. Variasi makanan yang bisa dibuat juga tidak sedikit, Kamu bisa membuat makanan sesimpel Nasi Telur hingga Pizza Mie yang bisa dibuat hanya dengan bahan-bahan tersebut.

3. Kurangi Jajan Diluar Kos

Tanpa disadari sebenarnya kebiasaan sering jajan diluar setiap mau makan bagi Anak Kos akan berdampak signifikan dalam pengeluarannya. Setiap hari sabtu/minggu, kamu bisa membeli bahan-bahan masak di pasar dan kamu bisa menghemat pengeluaran kamu. Jika kamu tetap ingin makan diluar kamu bisa mengakalinya dengan makan diluar cukup 1-2 hari sekali.

4. Cuci Pakaian Sendiri

Sumber : https://www.pexels.com/

Kunci ingin hidup makmur dalam kehidupan dikos adalah rajin. Termasuk dalam mencuci pakaian, usahakan jangan sering-sering menggunakan jasa laundry hanya karena dianggap murah sekitar 7-10 ribu per kg.

Jika dihitung-hitung kembali justru mencuci pakaian sendiri akan jauh lebih murah, harga deterjen sekarang bervariasi, jika kalian benar-benar desperate dalam hal keuangan bisa saja membeli deterjen merk B*oom yang seharga 5 ribuan dan bisa digunakan selama 1-2 bulan tergantung jumlah pakaian kalian. Ketimbang menggunakan jasa laundry yang sebulan bisa menghabiskan puluhan ribu.

5. Jangan Sia-Siakan  Uang Receh

Sadar nggak sih? Uang receh sebenarnya sangat membantu kita bila dikumpulkan. Kita seringnya mengabaikan uang receh saat membeli sesuatu dengan kembalian 100-500 rupiah, atau membiarkan uang receh tergeletak di sudut-sudut ruangan. Salah satu kegunaan penting dari uang receh tersebut ialah untuk membayar parkir dan menggenapi uang kembalian. Ketimbang kalian menghabiskan uang kertas hanya untuk membayar parkir, kalian bisa menggantinya dengan uang receh.

Terakhir jangan lupa, tidak perlu juga menjadi anak kos untuk menerapkan gaya hidup diatas dan yang menentukan “kere” tidak kalian itu bukan seberapa banyak uang kalian tapi bagaimana kalian menggunakan uang tersebut. Matursuwun