Vivo_Y71
Vivo_Y71

NB : Bukan konten berbayar, saya mengadakan review berdasarkan pengalaman pemakaian pribadi saya.

Pada tahun 2018 ini, tentunya banyak orang yang membeli handphone baru karena pada tahun ini terjadi peralihan dari 3G ke 4G yang mengakibatkan para konsumen smartphone wajib membeli perangkat baru yang mendukung sinyal 4G. Hal itu yang membuat admin untuk mengulas atau menulis hasil review dan pengalaman pribadi menggunakan hape dengan teknologi terbaru yang berkualitas namun murah, Vivo Y71.

Tentunya gawai cerdas dari Vivo memiliki kelebihan tersendiri dibanding merek-merek lainnya yang membuat saya membuat review dari smartphone ini. Kelebihan dari smartphone Vivo yang paling mencolok adalah kualitas gambar hasil jepretan kameranya dan juga harga yang murag yang didukung dengan performa dan kualitas hardware maupun software yang diatas berkualitas Hade.

Penjelasan Singkat

Smartphone jenis ini hanya memiliki satu varian yaitu 3GB (gigabytes) RAM dengan 32GB penyimpanan internal atau yang istilahnya ROM (read-only memory). Dengan harga sekita Rp 2,3 jutaan (Update 7 Oktober 2018), smartphone dengan chipset Qualcomm MSM8917 Snapdragon 425 yang memiliki CPU Quad-core 1.4 GHz Cortex-A53 dan GPU (pemroses grafis) Adreno 308 ditambah OS Android yang sudah versi Oreo atau Android 8.1 menjadikan gawai canggih ini termasuk smartphone murah meriah atau hengpong bagi gamer kere hore yang sangat sesuai apalagi dengan kantong pas-pasan. Admin ImBIOS sangat merekomendasikan handphone ini bagi kalian pelajar, gamer, kantoran, atau bahkan fotografer mobile.

Untuk spesifikasi resmi dan lengkapnya, kalian bisa buka langsung link ini.

Pengalaman Pribadi

Saya sendiri Admin ImBIOS sudah mencoba memakai handphone ini selama 6 bulanan dan sangat nyaman dalam pemakaian sehari-hari bahkan pemakaian ekstrim sekalipun. Mengapa handphone ini sesuai untuk saya dan kebanyakan orang di Indonesia? Tentunya karena saya sendiri adalah pelajar sekaligus gamer yang suka desain dan foto-foto, dan itu semua merupakan kegiatan mayoritas warga negara ini.

  1. Bermain game berat
    • PUBM (Player Unknown’s Battleground Mobile). Waktu awal-awal game ini rilis itu booming bahkan njeblugh di sosial media ataupun didunia nyata. Tentunya saya pernah menggunakan hape iniĀ  untuk bermain PUBM. Namun, karena saya merasa bermain PUBG atau apapun game yang bergenre battle royale di layar yang kecil dengan kontrol analog hape membuat saya ogah bahkan sempat merasa sistem bermainnya begitu mudah walaupun tidak semudah Free Fire yang crosshair-nya memiliki AI yang apabila didekat crosshair ada musuh maka crosshair akan melakukan lock atau peringatan yang membuat bermain game seperti ini di mobile sangat membuat ogah. Pada akhirnya, berujung pada kegiatan uninstall massal semua game battle royale di hape ini.
    • Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Kalaua game ini, berbeda dari game-game diatas tadi, dimana MLBB telah menemani hape ini dari awal sampai perjuangannya menemani saya saat ini. Dengan Vivo Y71, memainkan game ini membuat saya dapat mengaktifkan mode grafis High namun setelah saya menggunkannya, saya memilih memasangnya pada mode low karena lebih menghabiskan baterai. Tidak ada masalah pada memainkan game ini kecuali masalah jaringan mobile di daerah saya yang lumayan ngadat.
    • AOV (Arena Of Valor), Last Day On Earth: Survival, Toram Online, dan game-game berat lainnya sudah saya coba di hape ini dan hasilnya… LEWAT!!!
  2. Kebutuhan Publikasi dan Dokumentasi
    • Saya adalah admin disini yang suka foto-foto dan filmmaking jadi saya sangat suka menggunkan kamera dari hape ini yang merupakan senjata fotografi satu-satunya yang saya miliki. Namun karena ini kamera hape, jangan dilihat sebelah mata agar hasil jepretannya bisa kelihatan indah pakailah semua mata. Dengan kamera belakang 13MP (mega pixels) dan kamera depan 5MP yang sama-sama memiliki aperture f2.2 dikali (bukan ditambah) kemampuan AI kameranya yang membuat hasil jepretannya cyamik tenan.
  3. Ngerjain tugas sekolah
    • Saya rasa ini tidak perlu diulik-ulik lagi. Karena sudah pasti.. LEWAT!!!
  4. Kegiatan ekstrim
    • Kegiatan ekstrim atau lebih tepatnya masa-masa saya membuat hape ini qerja lembur bagai quda. Hape ini pernah saya gunakan main game MLBB dari pagi sampai malam. Pernah saya gunakan untuk kemah dalam waktu 3 hari dengan 2 kali charge. Bintang 5,5 dari 5 lah buat hape ini.

-INI REVIEW & PENGALAMAN PRIBADI TERBARU 7 OKTOBER 2018-

  1. Fitur Jovi
    • Ini bukan Jomblo Visabilillah tapi nama dari AI Pintar Vivo yang pada saat ini memikul 2 fitur besar: Kamera Pintar dengan AI Beauty dan Mode Game yang membuat saya lebih terhindar dari gangguan saat saya main game di mobile. Namun masih memiliki kekurangan pada Mode Game tersebut dimana hanya panggilan telepon yang diangkat di background. Untuk panggilan Whatsapp, panggilannya tidak diminimalisir ke background namun masih sama-sama memenuhi layar dan mengganggu aktifitas gaming saya. Namun apabila hape merek lain seperti milik teman saya yang bermerek Xiaomi, hal ini juga terjadi namun pada hape merek, setelah telepon WA ditutup game harus melakukan koneksi ulang karena sepertinya data seluler saat negangkat telepon dimatikan untuk meningkatkan pengalaman bertelepon. (Yang namanya beda yang buat, ya beda kelebihan dan kekurangan tergantug style yang buat) Namun saya lebih milih fiturnya Vivo.
  2. Mengajak berenang
    • Sebenarnya hape ini tidak memiliki sertifikat waterproof yang sebenarnya mengajak hape ini berenang merupakan uji nyali yang #HQQ. Namun hape saya ini dengan sembrono saya ajak renang dan saya gunakan untuk merekam didalam air di kolam renang kurang dari 1 meter dan dalam waktu kurang dari 30 menit. Alhasil, hape saya aman tapi sd card nya crash juga kedua kameranya kemasukan air alias mengembun. Kerusakan micro sd dan kamera yang mengembun ini sudah saya obati. Jadi sekarang saya sudah bisa menggunakannya dengan normal lagi.
  3. Alarm bangun tidurnya ampuh
    • Ini jangan ditanya lagi sudah saya beri nilai 10 dari 10. Nada alarm bangun tidurnya tidak membuat saya kaget lalu bangun. Namun nadanya perlahan-perlahan dan lembut yang perlahan membangunkan saya. Hal ini membuat saya tidak lagi pusing ketika bangun dengan alarm hape. Mungkin karena ada suara airnya yang membuat pikiran bawah sadar saya pengen bangun haha.

Sekian dulu pengalaman yang saya tetheringi ke kalian. Silahkan komentar dan bagikan artikel ini. Karen kritik dan saran membangun kalian, kami butuhkan. Salam ExC.